Kamis, 24 Maret 2011 - 09:26:00 WIB
KTSP MAN Ciwaringin 2010/2011
Diposting oleh : Pustekom
Kategori: Kurikulum - Dibaca: 1163 kali

BAB  I

P E N D A H U L U A N

  1.1 DASAR PEMIKIRAN

Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam era glabalisasi saat ini, maka secara kelembagaan pendidikan Islam termasuk Madrasah Aliyah tengah mengalami perubahan yang mendasar. Hal ini disebabkan beberapa faktor; Pertama semakin besarnya tuntutan masyarakat agar pendidikan Islam mampu memberikan kontribusi yang bermakna terhadap pembangunan, Kedua adanya cara pandang baru terhadap bagaimana seyogianya ummat Islam yang merupakan mayoritas penduduk Indonesia dapat meningkatkan peran dan kiprahnya dalam pembangunan nasional.

Eksistensi madrasah dalam Sistem Pendidikan Nasional memiliki hak dan kedudukan yang sama dengan sekolah umum pada setiap jenjang. Kesetaraan ini sebagaimana terdapat dalam Undang-undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional BAB VI  Pasal 17 dan 18.

Undang undang RI Nomor 20 Tahun 2003 Bab VI Pasal 17 ayat 2 menyatakan :

Pendidikan dasar berbentuk sekolah dasar (SD) dan madrasah ibtidaiyah (MI) atau bentuk lain yang sederajat serta sekolah menengah pertama (SMP) dan madrasah tsanawiyah (MTs) atau bentuk lain yang sederajat.

 

Undang undang RI Nomor 20 Tahun 2003 Bab VI Pasal 18 ayat 3 menyatakan :

Pendidikan menengah berbentuk sekolah menengah atas (SMA), madrasah aliyah (MA). Sekolah menengah kejuruan (SMK), dan madrasah aliyah kejuruan (MAK), atau bentuk lain yang sederajat.

 

Pembinaan Madrasah secara struktural berada di bawah tanggung-jawab Departemen Agama. Madrasah sebagai lembaga pendidikan yang berada di bawah tanggung jawab Departemen Agama memiliki keunggulan lebih dari sekolah (pendidikan umum) berupa pendalaman aqidah Islam dan pengembangan akhlakul-karimah. Pelajaran Qur’an-Hadits, Fiqh, Aqidah-Akhlak, Sejarah Kebudayaan Islam dan Bahasa Arab yang terdapat di madrasah merupakan indikator keunggulan madrasah dari sekolah (pendidikan umum).

Penyelenggaraan madrasah pada setiap jenjang secara umum masih mengalami ketertinggalan dibandingkan dengan sekolah (pendidikan umum). Dari segi out put, pelaksanaan proses pembelajaran, manajemen (kompetensi kepemimpinan), sarana-prasarana dan dukungan masyarakat perlu ditingkatkan untuk bisa mengejar ketertinggalan ini. H.A.R Tilaar menyatakan :

Salah satu kelemahan madrasah karena perkembangan historisnya serta perkembangan juridis dari lembaga-lembaga tersebut telah menghasilkan mutu yang masih rendah serta manajemennya yang masih perlu dibenahi.

                                               

(H.A.R Tilaar, 2000:174)

 

MAN Babakan Ciwaringin Cirebon sebagai Madrasah Model pada saatnya harus mampu menampilkan kinerja yang optimal, produktif, efektif, dan efisien sebagai institusi pendidikan yang dikelola secara profesional. Oleh karena itu dalam pengoperasiannya perlu ada buku pedoman berupa Rencana Strategis Pengembangan MAN Babakan Ciwaringin yang digunakan selama 4 tahun kalender kegiatan dan disesuaikan dengan situasi, kondisi, dan kemampuan yang ada, serta mengacu pada pedoman yang berlaku.

 

1.2 Tujuan

Rencana Strategis Pengembangan MAN Babakan Ciwaringin disusun dengan tujuan sebagai pedoman penyusunan program kerja penyelenggaraan madrasah dalam upaya mewujudkan tercapainya tujuan pendidikan yang diharapkan

 

1.3 Manfaat

Manfaat Rencana Strategis Pengembangan MAN Babakan Ciwaringin adalah ;

  1. Sebagai program jangka menengah yang berlaku selama 4 (empat) tahun kalender kegiatan.

  2. Memberikan arah dalam penyusunan program kerja (program tahunan) semua bidang kegiatan MAN Babakan Ciwaringin.

  3. Sebagai tolak ukur akuntabilitas penyelenggaran madrasah secara profesional dan bertanggung jawab.,

 

1.4 Sistematika

Sistematika penyusunan Rencana Strategis Pengembangan MAN Babakan Ciwaringin adalah penerbitan surat keputusan Kepala Madrasah tentang penugasan Tim Penyusun Renstra, Diskusi, Penggalian data dan informasi terkait, verifikasi dan validasi data, finalisasi, pengesahan dan sosialisasi.

BAB  II

KONDISI OBYEKTIF MAN BABAKAN CIWARINGIN

 

2.1 SEJARAH SINGKAT MAN BABAKAN CIWARINGIN

Dalam perkembangannya sampai sekarang pondok pesantren Babakan Ciwaringin Cirebon telah berusia lebih dari 200 tahun. Para ulama pengasuh pesantren telah banyak mendirikan lembaga pendidikan, baik yang menggunakan sistem pendidikan pesantren maupun yang menggunakan sistem pendidikan formal seperti; Madrasah Diniyah, Ibtida’iyah, Tsanawiyah, dan Aliyah di bawah binaaan Departemen Agama RI, maupun sekolah umum tingkat dasar, SMP, dan SMA di bawah binaan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan (Waktu itu).

Pada tahun 1960 di Babakan Ciwaringin ada lima buah Madrasah

a.     Menggunakan Kurikulum Pesantren

o  Madrasah Salafiyah (Msy) Diniyah Takmiliyah Awaliyah

o  Madrasah Salafiyah (Msy) Diniyah Takmiliyah Wustho

o  Madrasah Salafiyah (Msy) Diniyah Takmiliyah ‘Ula

b.     Menggunakan Kurikulum Pesantren ditambah Kurikulum Departemen Agama

o  Madrasah Hikmatus Salafiyah (MHS) Tingkat Ibtida’iyah

o  Madrasah Hikmatus Salafiyah (MHS) Tingkat Tsanawiyah

Atas prakarsa Ketua Yayasan Kesejahtraan Pendidikan Pesantren (YKPP) KH.Moh. Haririe dan KH. Anwar Fathoni, pada tahun 1968 didirikan MHS tingkat Aliyah, dan kurikulumnya disuaikan dengan Kurikulum Departemen Agama RI.

Perkembangan selanjutnya MSS tingkat Taruna dinegerikan menjadi Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) dan MSS tingkat Madya menjadi Sekolah Persiapan IAIN (SPIAIN) yang lulusannya khusus untuk melanjutkan pendidikan ke IAIN.

Memperhatikan perkembangan sistem pendidikan nasional tahun 1970 dan perkembangan sistem pendidikan pesantren serta kebutuhan masyarakat, dan untuk menampung lulusan MTs dan SMP yang akan melanjutkan ke perguruan tinggi/IAIN, maka YKPP dengan prakarsa KH.Moh.Haririe Sanusi, KH.Anwar Fathoni, KH.Syarif Hud Yahya, KH. Yunus Amin, dan kawan-kawan mengadakan musyawarah bersama para ulama sesepuh pengasuh pesantren Babakan Ciwaringin yang menghasilkan:

1.     Mengusulkan agar MHS tingkat Aliyah dinegerikan

2.     Pesantren Miftahul Muta’allimin Babakan Ciwaringin Cirebon mengajukan usul penegerian MHS tingkat Aliyah dengan (surat No.121/M.A.IX/69 tanggal 12- Oktober 1969)

3.     YKPP sebagai pemeran utama dalam usaha persiapan tersebut memperkuat usulannya dengan surat No. 217/J-A/I/70 tanggal 15 Januari 1970 hingga mendapatkan rekomendasi dari Mentri Agama dengan surat No. 202/D.I/70 tanggal 25 Mei 1970.

Dari usaha keras di atas, terbitlah Surat Keputusan Mentri Agama RI No. 73 tahun 1970 tanggal 22 Mei 1970 perihal Penegerian Madrasah Aliyah Alhikamus Salafiyah Pesantren Babakan Ciwaringin Kab. Cirebon menjadi Madrasah Aliyah Agama Islam Negeri (MAAIN) Babakan Ciwaringin Kab. Cirebon Prop.  Jawa Barat. Dan sejak tahun 1978 sesuai dengan SK Menteri Agama RI No.17 tahun 1978 tanggal 16 Maret 1978 MAAIN tersebut mengalami penyederhanaan bentuk dan struktur organisasi persekolahan dan tata kerja Depag RI, MAAIN tersebut berganti nama menjadi MAN  Babakan Ciwaringin Kab. Cirebon seiring dengan berlakunya kurikulum Depag RI tahun 1975.

Dalam upaya meningkatkan mutu Madrasah Aliyah, maka melalui SK Dirjen Binbaga Islam Departemen Agama RI Nomor E.IV/PP.00.6/KEP/17.A/98 tanggal 20 Februari 1998 menyatakan bahwa MAN Babakan Ciwaringin Kab. Cirebon adalah salah satu MAN Model dari 35 MAN Model seluruh Indonesia yang dilengkapi dengan sarana PSBB (Pusat Sumber Belajar Bersama), sehingga diharapkan dapat menjadi MAN percontohan khususnya di wilayah III Cirebon.

 

2.2 Kelembagaan dan Kepemimpinan  Madrasah

Bidang kelembagaan dan manajemen meliputi; unsur pimpinan, unsur pelaksana teknis, unsur pelengkap atau pendukung, dan unsur pengelola administrasi atau staf Tata Usaha. Pengelola pendidikan dan pengajaran di Madrasah Aliyah merupakan tanggung jawab Kepala Madrasah selaku administrator, top manajer, dan supervisor.

Dalam perkembangannya sampai sekarang, MAN Babakan Ciwaringin Cirebon telah dipimpin oleh 9 (sembilan) Kepala Madrasah. Adapun daftar para Kepala Madrasah tersebut adalah sebagai berikut:

 

 

 

No.

NAMA

JABATAN

PERIODE

1

KH. Amin Khalim

Direkturium

Mei    Oktober 1970

2

KH. Hisyam Mansyur

Kepala

Oktober  1970- Juli 1971

3

HM. Syamsudin, BA

Kepala

Juli    Oktober 1971

4

Drs. HM. Usman

Kepala

1971 – 1985

5

Drs. H.A. Zahid Hidayat

Kepala

1985 – 1990

6

Drs. H. Nasihin Anwar

Kepala

1990 – 1994

7

H.R.A. Affandi, BA

Kepala

1994 – 2003

8

Drs. Yusuf, M.Pd.

Kepala

2004 – 2007

9

Drs. Kumaedi, M.Pd.

Kepala

2008 – Sekarang

 

Kepemimpinan Kepala Madrasah sangat tergantung kepada birokrasi atasannya, oleh karena itu kewenangan Kepala Madrasah masih sangat dibatasi oleh peraturan dan ketentuan-ketentuan yang sangat mengikat. Dalam pelaksanaan manajerialnya jika terjadi penyimpangan dari kebijakan tingkat atas, maka kredibilitas dan jabatan yang menjadi taruhannya. Akibatnya, inisiatif dan kreativitas Kepala Madrasah sulit untuk berkembang secara optimal.

Dalam melaksanakan tugasnya Kepala Madrasah dibantu oleh seorang Kepala TU beserta beberapa Staf TU dan  enam orang wakil Kepala Madrasah, yaitu; Wakil Kepala Madrasah Urusan Kurikulum, Seorang Wakil Kepala Madrasah Urusan Kesiswaan, Wakil Kepala Madrasah Urusan Pelayanan dan Humas, Wakil Kepala Madrasah Urusan Sarana dan Prasarana, Wakil Kepala Madrasah Urusan Program Unggulan Full Day Class dan Koordinator BK (Setingkat Waka), serta dibantu oleh beberapa pembina.

Peranan Dewan Pengurus Komite Madrasah sebagai mitra pengoperasionalan Madrasah. Keikutsertaan Stake Holder yang lebih luas sangat perlu dikembangkan, termasuk peran serta masyarakat atau para pengasuh pondok pesantren, karena pada hakikatnya peningkatan mutu pendidikan di madrasah merupakan kewajiban bersama antara pengelola madrasah, masyarakat, dan pemerintah.

Pengelolaan administrasi di MAN Babakan Ciwaringin masih lemah karena SDM para pegawai staf TU  masih rendah. Lembaga pendidikan semacam Madrasah Aliyah adalah suatu unit organisasi yang memiliki kegiatan administratif yang harus menentukan tujuan institusional dan tujuan khusus dengan melihat jauh ke depan, menetapkan kebijaksanaan sistem, memberikan  bimbingan serta mengendalikan seluruh komponen dalam memadukan antar data, alat-alat, uang, atau biaya, waktu, dan tempat kerja.

Kegiatan penyelenggaraan administrasi pendidikan mempunyai tiga aspek kekuatan dalam mencapai sasaran tujuan pendidikan yaitu:

a.     Formulasi kebijakan, dibuat oleh pimpinan organisasi yang memuat ketentuan- ketentuan mengenai sasaran dan tujuan pokok serta teknis penyelenggaraan kegiatan untuk mencapai sasaran yang ditentukan.

b.     Manajemen, adalah pengaturan kegiatan-kegiatan mencapai sasaran tujuan yang telah ditentukan dengan menggunakan orang yang tepat pada bidang garapannya.

c.      Pelaksanaan (operasional), adalah melaksanakan semua kegiatan yang telah diprogramkan yang dipergunakan dengan memadukan tenaga kerja, bahan informasi, alat-alat, biaya, tempat kerja, dan waktu secara efisien dan efektif..

Untuk lebih memantapkan wawasan dan komitmen tugas maka setiap pendidik dan tenega kependidikan dituntut agar memahami dan berusaha ke arah tercapainya tujuan institusional Madrasah Aliyah sebagai berikut:

Bersambung ..............



16 Komentar :

SEO
04 Mei 2012 - 06:47:08 WIB

nice info
obat
04 Mei 2012 - 06:47:30 WIB

good job
Land For Sale In Ubud
23 Februari 2013 - 21:49:30 WIB

Saya sudah beberapa kali berkunjung kesini, sayang artikelnya belum banyak berubah. Keep update mas bro....
Dokter THT
07 Maret 2013 - 09:13:38 WIB

Thanks banget infonya bro...
UK Web Directory
16 Maret 2013 - 23:53:38 WIB

Numpang baca artikelnya pak admin. Dan selamat pagi untuk pengunjung semuanya. Salam kenal dari saya, Andi. :)
How To Build A Chicken Coop
26 Maret 2013 - 21:36:44 WIB

Makasih banyak sudah mau berbagi informasi,, TQ
Sekolah Belajar Forex FBS Indonesia
17 April 2013 - 09:50:56 WIB

Sekolah Belajar Forex FBS Indonesia
volleyball drills currently
06 Juli 2013 - 19:16:14 WIB

menarik sekali infonya, terima kasih

Free Download IDM Terbaru Gratis Full Version 2013
28 Juli 2013 - 22:54:21 WIB

Terimakasih admin atas sumbangan idenya, karna tulisan admin sangat membantu saya dalam mencari ide segar, kunjungan balik ya min di http://free-online-tv-streaming.blogspot.com/ kemudian http://arti-tafsir-mimpi.blogspot.com/ serta http://goo.gl/MtP2vp untuk membaca artikel tentang Free Download IDM Terbaru Gratis Full Version 2013
harga tiket pesawat
16 Agustus 2013 - 09:25:20 WIB

f9Racz
kata indah cinta
16 Agustus 2013 - 21:00:02 WIB

3YXVSx
propolis murah
27 Agustus 2013 - 09:23:17 WIB

tx infonya, menarik sekali
Jasa SEO
29 Agustus 2013 - 15:38:59 WIB

tx infonya, oke bgt
Jasa SEO Murah
30 Agustus 2013 - 14:05:14 WIB

nice info,menarik sekali
Kampung Inggris
05 September 2013 - 10:01:10 WIB

tx infonya, menarik sekali
Wooden radio mini
13 November 2013 - 19:15:43 WIB

menarik sekali informasi yang di berikan

Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)